
Tarakan, sebuah kota yang terletak di Kalimantan Utara, menawarkan berbagai destinasi wisata menarik yang layak untuk dijelajahi.
Dikenal sebagai kota minyak, Tarakan juga menyimpan pesona alam, sejarah, dan kuliner yang unik.
Kali ini mimin DEBM berkesempatan untuk jalan-jalan ke Tarakan Kalimantan Utara.
Mimin berangkat ke Tarakan dengan menggunakan pesawat dari Bandara Juanda Surabaya menuju Tarakan.
Pesawat yang membawa mimin pun terbang selama 1 jam, 10 menit sampai akhirnya tiba di Tarakan. Di Tarakan pesawat pun landing di Bandar Udara Juwata.
Tempat pertama yang mimin datangi adalah Tugu 99. Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa para syuhada yang gugur dalam peristiwa perjuangan 99 pejuang Tarakan melawan penjajah.
Tugu 99 terletak di daerah strategis di Tarakan dan menjadi salah satu tempat bersejarah yang sering dikunjungi oleh wisatawan dan warga lokal. Pengunjung bisa mengenang sejarah perjuangan kota ini sambil menikmati suasana sekitar yang nyaman untuk bersantai.
Lanjut ke destinasi kedua mimin di Tarakan berkunjung ke pasar Ghuser. Pasar Gusher adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan terkenal di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Pasar ini menjadi tempat favorit bagi warga lokal maupun wisatawan untuk berbelanja berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian, makanan, hingga oleh-oleh khas Tarakan.
Beragam Produk – Pasar ini menawarkan berbagai macam barang, termasuk pakaian, kain batik, peralatan rumah tangga, serta produk hasil laut seperti ikan kering dan terasi khas Tarakan.
Di pasar Ghuser mimin juga menemukan tempe khas Tarakan yang dibalut unik dengan daun pisang dan kertas.
Siang pun datang, tak terasa perut pun keroncongan. Dan rasa lapar pun datang. Mimin pun menikmati ragam kuliner di Warung Teras Tarakan.
Warung Teras Tarakan sendiri berlokasi di Jl. Yos Sudarso No.1, RT.13, Karang Rejo, Kec. Tarakan Bar., Kota Tarakan.
Menu andalan Warung Teras menawarkan berbagai menu spesial, antara lain Kepiting Saos Kaltara, Ikan Saos Salsa Udang Galah Bombay, Kepiting Soka Balado & Telur Asin, Kerang Kapah Saos Merapi.
Setelah kenyang makan di warung teras Tarakan, perjalanan mimin pun berlanjut. Kali ini mimin penasaran dengan kue putu khas Tarakan yakni kue putu.
Kue putu adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang populer di berbagai daerah, termasuk Tarakan, Kalimantan Utara.
Kue ini terbuat dari tepung beras yang diisi dengan gula merah, kemudian dikukus dalam cetakan bambu, dan disajikan dengan taburan kelapa parut. Ciri khasnya adalah suara khas dari uap yang keluar saat proses pengukusan.
Di Tarakan, kue putu memiliki variasi unik yang dikenal sebagai “Putu Bugis”.
Putu Bugis biasanya disajikan dengan sambal pedas dan manis, memberikan perpaduan rasa yang khas dan berbeda dari kue putu pada umumnya. Hidangan ini menjadi salah satu kuliner khas yang menarik untuk dicoba saat berkunjung ke Tarakan.
Selanjutnya mimin pun belanjut ke Stadion Datu Adil. Stadion Datu Adil adalah stadion sepak bola yang terletak di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia.
Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 15.000 penonton dan menjadi markas bagi klub sepak bola PSTK Tarakan.
Setelah puas berkunjung ke Stadion Datu Adil, mimin pun mencoba mencicipi Bakso Arema Tarakan.
Bakso Arema adalah salah satu kuliner yang dapat ditemukan di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Meskipun nama “Arema” identik dengan Malang, Jawa Timur, beberapa penjual bakso di Tarakan menggunakan nama tersebut untuk menandakan gaya atau cita rasa khas Malang.
Hingga malam pun tiba. Mimin pun kembali ke hotel untuk beristirahat.
Keesokan harinya salah satu tempat yang mimnin coba kunjungi ialah wisata berkampung.
Wisata berkampung adalah konsep wisata yang mengajak pengunjung untuk merasakan kehidupan masyarakat setempat secara langsung.
Di Tarakan, wisata berkampung menawarkan pengalaman unik yang menggabungkan budaya lokal, alam, dan aktivitas tradisional yang masih lestari.
Wisata berkampung di Tarakan adalah pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman yang lebih autentik dan mendalam tentang kehidupan masyarakat lokal. Jika tertarik, siapkan perjalananmu untuk menyelami keunikan budaya dan alam Tarakan.
Setelah dari sana, mimin juga mengunjungi Tarakan Mall. Grand Tarakan Mall adalah sebuah pusat perbelanjaan di Tarakan, Kalimantan Utara. Mal yang didirikan pada tahun 2005 ini merupakan satu-satunya mal di Tarakan dan Kalimantan Utara.
Mal ini dimiliki oleh Pemerintah Kota Tarakan dan dikelola melalui kontrak bangun-guna-serah dengan PT Gusher.
Tarakan yang ditekan pada tahun 2001. Kontrak ini berjalan selama 30 tahun, sehingga mal akan beroperasi setidaknya hingga tahun 2031.
Tak jauh dari Tarakan Mall, ada juga tempat lain yang mau mimin coba datengin Masjid Agung Al Ma’arif.
Masjid Agung Al Ma’arif terletak di Jalan Yos Sudarso, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sebagai salah satu masjid terbesar di kota ini, masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial bagi umat Muslim setempat.
Masjid ini memiliki desain arsitektur yang megah dan mampu menampung ribuan jamaah. Selain digunakan untuk salat lima waktu, masjid ini juga sering menjadi tempat berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan perayaan hari besar Islam.
Oh iya di Tarakan juga ada pantai terkenal yang wajib dikunjungi bernama Pantai Amal. Pantai Amal, terletak di pesisir timur Pulau Tarakan, Kalimantan Utara, adalah destinasi wisata yang kaya akan sejarah dan budaya.
Dahulu, pantai ini menjadi tempat beristirahat bagi nelayan suku Tidung. Seiring waktu, Pantai Amal berkembang menjadi lokasi rekreasi yang diminati masyarakat Tarakan sebagai tempat melepas penat dan piknik keluarga
Sebelum pulang, mimin tak lupa mencari oleh-oleh khas Tarakan untuk dibawa pulang bernama Lemang Tarakan.
Lemang adalah hidangan tradisional yang terbuat dari ketan putih yang dimasak dengan santan kelapa dalam tabung bambu yang dilapisi daun pisang.
Hidangan ini populer di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Tarakan, Kalimantan Utara.
Di Tarakan, lemang sering dijual oleh pedagang keliling yang menawarkan berbagai variasi rasa. Misalnya, lemang ketan putih yang disajikan dengan serundeng atau rendang menjadi pilihan favorit banyak orang. Beberapa pedagang bahkan menawarkan promo menarik, seperti membeli tiga batang lemang dengan harga terjangkau.
Tak hanya itu, ada juga Kepiting Tarakan yang menggoda mimin untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke rumah.
Kepiting Tarakan dikenal dengan cita rasa khas yang memikat, menjadikannya salah satu kuliner unggulan di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Berbagai restoran di Tarakan menawarkan menu kepiting dengan berbagai variasi, seperti kepiting soka yang digoreng dengan cabai, bawang putih, telur asin, dan saus tiram.
Tanpa terasa jalan-jalan mimin ke Tarakan pun usai saatnya kembali ke kampung halaman.
Sampai Jumpa Tarakan semoga bisa kembali di lain waktu.
Itulah sekilas perjalanan mimin ke Tarakan Kalimantan Utara.***