Jelajah Sebatik: Tempat Wisata Tersembunyi yang Wajib Anda Kunjungi

Pulau Sebatik adalah salah satu pulau unik di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Terletak di Provinsi Kalimantan Utara, pulau ini menawarkan berbagai destinasi menarik yang layak untuk dikunjungi.

Pulau Sebatik banyak menyimpan tempat wisata tersembunyi yang bisa dikunjungi mulai dari bangunan yang melintasi perbatasan,tugu perbatasan Garuda Perkasa, rumah dua negara, pantai kayu angin dan lainnya.

Berikut ini tempat wisata yang wajib dikunjungi oleh anda jika berwisata di Pulau Sebatik

  1. Pantai Kayu Angin

Bila anda berkunjung ke Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, ada satu objek wisata yang patut di kunjungi khususnya saat akhir pekan bersama dengan keluarga, yaitu Pantai Kayu Angin yang terletak di Jl. Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik.

Pantai Kayu Angin yang landai tentu disukai oleh anak-anak sebagai tempat bermain pasir dan air begitu pula orang tua yang hendak bersantai dan menikmati suasana pantai.

Untuk masuk ke lokasi pantai ini tidak dipungut biaya, namun bagi para pengunjung yang ingin menggunakan gazebo dikenakan biaya sebesar Rp50.000, sebagai biaya perawatan dan kebersihan lingkungan.

  1. Gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sei Pancang terletak di Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dan berbatasan langsung dengan Malaysia.

Secara umum, PLBN berfungsi sebagai pos pemeriksaan lintas batas bagi orang dan barang yang keluar masuk wilayah negara.

Selain itu, PLBN juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

  1. Gunung Menangis

Gunung Menangis” adalah julukan untuk sebuah jalan di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, Indonesia.

Jalan ini terkenal dengan tanjakan dan turunan yang curam serta tikungan tajam, memberikan tantangan tersendiri bagi para pengendara yang melintasinya.

Beberapa pengunjung bahkan menggambarkan pengalaman melewati jalan ini seperti naik rollercoaster.

Meskipun menawarkan pemandangan alam yang indah di sekitarnya, jalan di “Gunung Menangis” memerlukan kewaspadaan ekstra dari para pengendara karena kondisi medan yang menantang.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Sebatik, melewati “Gunung Menangis” bisa menjadi pengalaman yang menguji adrenalin sekaligus memberikan kesan mendalam tentang keindahan alam perbatasan Indonesia.

  1. Pelabuhan Sungai Nyamuk

Pelabuhan Sungai Nyamuk terletak di Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia.

Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama bagi transportasi laut di Pulau Sebatik, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Selain itu, Pelabuhan Sungai Nyamuk juga menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat setempat dan aktivitas perdagangan lintas batas.

Namun, karena posisinya yang strategis, pelabuhan ini rentan terhadap aktivitas ilegal, seperti penyelundupan tenaga kerja Indonesia ke Malaysia.

Oleh karena itu, pengawasan dan pengelolaan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan ini.

  1. Jembatan Pelabuhan Perikanan Sebatik

Jembatan Pelabuhan Perikanan Sebatik, yang dikelola oleh Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik, terletak di Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Jembatan ini berfungsi sebagai dermaga untuk kapal-kapal nelayan yang melakukan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan laut.

Selain perannya dalam sektor perikanan, jembatan ini juga menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat setempat.

Warga sering mengunjungi area ini untuk bersantai, memancing, jogging, atau sekadar menikmati pemandangan laut dan melihat Kota Tawau di Malaysia dari kejauhan.

  1. Tugu Perbatasan Garuda Perkasa

Tugu Perbatasan Garuda Perkasa adalah sebuah monumen yang terletak di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Monumen ini dibangun pada tahun 2012 oleh Satuan Tugas Marinir Ambalat XIV yang dipimpin oleh Kapten Marinir Suherman.

Pembangunan tugu ini dilakukan secara swadaya oleh anggota marinir dan masyarakat setempat setelah tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah pada saat itu.

Tugu ini menampilkan patung burung Garuda yang sedang mencengkeram pita bertuliskan “NKRI HARGA MATI”, melambangkan semangat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Rumah Dua Negara Sebatik

Rumah Dua Negara adalah sebuah rumah unik yang terletak di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Rumah ini menjadi terkenal karena posisinya yang berada tepat di garis perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, sehingga bagian dapurnya berada di wilayah Malaysia, sementara ruang tamunya berada di wilayah Indonesia.

Rumah panggung yang didominasi oleh material kayu ini dicat dengan warna merah-putih di bagian depannya, menyerupai bendera Indonesia.

Di dalam rumah, perbedaan wilayah ditandai dengan dekorasi yang khas misalnya, di bagian yang masuk wilayah Malaysia, terdapat foto Yang di-Pertuan Agong dan Perdana Menteri Malaysia.

  1. Patok Perbatasan Indonesia Malaysia

Patok perbatasan antara Indonesia dan Malaysia adalah penanda fisik yang menandai batas wilayah darat kedua negara salah satunya berada di Pulau Sebatik.

Penetapan dan pemeliharaan patok-patok ini didasarkan pada berbagai perjanjian bilateral yang telah disepakati sejak masa kolonial hingga setelah kemerdekaan.

Secara keseluruhan, di wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terdapat sekitar 6.849 patok perbatasan yang tersebar di sepanjang garis batas dengan Malaysia.

Untuk memastikan patok-patok ini tetap berada pada posisi yang benar dan tidak mengalami pergeseran, Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara rutin melakukan patroli perbatasan. Mereka mencocokkan letak patok dengan titik koordinat yang telah ditetapkan menggunakan perangkat Global Positioning System (GPS).

  1. Pelabuhan Penyeberangan Sebatik

Pelabuhan Penyeberangan Sebatik terletak di Pancang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pelabuhan ini berfungsi sebagai simpul transportasi yang menghubungkan jaringan jalan yang dipisahkan oleh perairan, khususnya antara Pulau Sebatik dan wilayah sekitarnya.

Dengan adanya pelabuhan dan rencana pengembangan jalur penyeberangan ini, diharapkan konektivitas dan perekonomian di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Pulau Sebatik, dapat semakin berkembang.

Itulah beberapa wisata yang bisa anda kunjungi saat berada di Pulau Sebatik.***

Leave a Reply