Menjelajahi Indahnya Kota Kuningan Jawa Barat

Setelah puas menjelajahi Kota Majalengka, saya memutuskan melanjutkan perjalanan ke Kota Kuningan.

Perjalanan Majalengka ke Kota Kuningan Jawa Barat saya tempuh menggunakan mobil pribadi dan menghabiskan waktu selama 2 jam kurang.

Selama perjalanan ke Kuningan Jawa Barat, saya menemukan penjual buah durian di sepanjang jalan.

Sambil istirahat saya pun mencoba mencicipi buah durian yang dijual ditempat tersebut.

Penjual disana menyebutkan durian ini hasil dari kebun sendiri dan matang langsung dari pohonnya.

Karena penasaran dengan rasanya, saya pu membeli beberapa buah durian, dan untuk perbandungan saya membeli 3 buah durian.

Satu yang katanya matang langsung dari pohon, 1 durian yang jatuh sendiri dan 1 durian yang matang karena disimpan.

Ternyata benar ketiga durian tersebut rasanya sangat berbeda, durian yang matang dipohon memiliki rasa legit dan cenderung manis.

Sedangkan yang dipetik saat sudah matang memiliki daging yang sedikit agak kecil namun rasanya manis.

Sedangkan durian yang dipetik saat masih mentah dan matang karena disimpan memiliki rasa yang kurang enak dan tidak terlalu manis.

Setelah puas menikmati durian, saya melanjutkan perjalanan kembali untuk menuju kota Kuningan.

Tak jauh dari kedai durian tadi saya menemukan banyak sekali penjual buah-buahan.

Nama daerah tersebut adalah Cimara Kabupaten Kuningan Jawa Barat, saya singgah sebentar untuk membeli beberapa buah-buahan disana.

Disaan menjual buah sawo, bencoy, salak, sawo belanda dan berbagai macam oleh-oleh khas Kuningan lainnya.

Setelah membeli beberapa kilo buah sawo, salak, dan bencoy, saya melanjutkan perjalanan ke Kota Kuningan.

Akhirnya saya sampai di Kota Kuningan dan memutuskan untuk menginap di daerah Sangkanhurip Kuningan, yang terkenal sebagai kota wisata air panas di Kuningan Jawa Barat.

Selanjutnya, setelah istirahat sejenak di hotel, saya meneruskan perjalanan ke Taman Cilimus, namun sayangnya karena saat itu hari kamis, menurut warga lokal para pedagang di taman Cilimus tidak berjualan.

Tak patah semangat, sebelum sampai alun-alun Kuningan Jawa Barat, saya membeli beberapa buah tangan di pusat oleh-oleh Kuningan Bu Sepuh.

Disana saya membeli peuyeum ketan, jeniper, dan juga beberapa cemilan khas Kuningan Jawa Barat.

Kemudian saya melanjutkan perjalanan ke alun-alun kota Kuningan, karena perut sudah mulai lapar, saya memutuskan untuk makan sejenak di kedai nasi kebuli yang ada di Kuningan.

Setelah perut terisi kemudian saya kembali meneruskan perjalanan ke alun-alun Kuningan Jawa Barat.

Sangat takjub ketika pertama kali saya melihat Kuningan di malam hari, sorot lampu ada dimana-mana menghiasi bangunan kota Kuningan.

Pujasera terbaris rapi di dalam pusat Pujasera yang berada di kota Kuninga, dan pada saat itu saya memutuskan untuk menikmati beberapa makanan disana.

Pada saat itu makanan yang saya coba adalah bakso ikan kuah dan juga es dawet.

Lalu setelah selesai menikmati alun-alun Kuningan di malam hari, saya kembali ke hotel untuk istirahat.

Selanjutnya pada pagi hari, saya mencari sarapan di Kuningan dan menemukan tukang surabi (sorabi) orang Kuningan menyebutnya.

Sorabi yang dijual sangat unik karena tempat membuat surabi tersebut ada banyak, dan masih menggunakan kayu bakar sebagai kompor.

Puas menikmati sorabi, perut saya masih lapar dan kemudian membeli nasi uduk khas Kuningan Jawa Barat, tak lupa gorengan dage sebagai pelengkap makan pagi saya.

Karena waktu masih pagi, saya memutuskan untuk berjalan-jalan di pasar kepuh Kuningan Jawa Barat.

Disana saya membeli beberapa makanan khas Kuningan Jawa Barat, seperti peuyeum, mangga, pete, dage, tahu dan juga kacang tanah.

Setelah puas berjalan-jalan di pasar, saya memutuskan untuk mengisi perut dengan menyantap kupat tahu Haji Iroh yang sangat legend di kota tersebut.

Ternyata benar kupat tahu Haji Iroh yang saya makan rasanya sungguh enak.

Tak hanya kupat tahunya saja, saya pun menikmati hucap atau tahu kecap yang menjadi ciri khas di kota Kuningan.

Setelah puas menikmati sarapan pagi, saya meneruskan perjalanan untuk kembali mengunjungi alun-alun kota Kuningan.

Disana saya mengisi waktu dengan memfoto beberapa spot kota Kuningan yang sangat indah.

Karena harus kembali ke Bandung, saya pun bergegas untuk ke hotel dan membereskan barang bawaan saya.

Setelah selesai keluar dari kamar hotel, saya melanjutkan perjalanan untuk pulang ke Bandung.

Karena sudah masuk waktu makan siang, saya memutuskan untuk mampir sebentar di kedai bakso dekat taman kota Kuningan Jawa Barat.

Disana saya memesan bakso, beberapa jus dan es campur serta mie ayam khas Kuningan Jawa Barat.

Perut sudah kenyang terisi, saatnya saya meneruskan pulang ke Bandung karena hari sudah mulai gelap.

Namun apadaya, perut masih keroncongan dan akhirnya saya memutuskan untuk menikmati makan malam saya di Kertajati Majalengka.

Selanjutnya setelah selesai makan malam saya melanjutkan perjalanan ke Bandung.

Walau singkat, perjalanan saya ke Kuningan Jawa Barat ini sungguh berkesan dan semoga bisa kembali ke kota ini lagi.

Berikut adalah rekomendasi kuliner di Kuningan Jawa Barat:

-Nasi Kasreng Luragung

-Kupat Tahu Haji Iroh

-Sorabi Sangkan Hurip

-Nasi Uduk Sangkan Hurip

-Gorengan Dage Sangkan Hurip

-Bakso Taman Kota Kuningan

-Arunika Kuningan Jawa Barat

-Hucap Haji Iroh

-Tape Ketan Kuningan

Leave a Reply