1 Hari Di Pariaman

Pariaman adalah daerah yang sangat dekat sekali dengan Bandara Internasional Minangkabau, baru saja sampai di Sumatera Barat tidak menunggu waktu yang lama mimin #yos langsung berburu kulinernya yang amat sangat menggugah selera. Kuliner yang pertama kali aku temui yaitu gorengan tipis dan berisi ikan atau udang, dari tampilannya gorengan ini sangat menarik karna terlihat besar dan garing, sewaktu mimin coba ternyata rasanya enak sekali.

Karna aku penasaran bagaimana cara pembuatannya, akhirnya Uni nya memperlihatkan bagaimana cara pembuatan gorengan ini, dan ternyata cukup rumit untuk aku ikuti caranya. ohiya, ternyata gorengan ini adalah salah satu makanan khas dari daerah Pariaman ini loh guys. Selain Sala lauak yang juga makanan khas nya, gorengan yang satu ini wajib kalian coba juga ya.

Setelah berburu gorengan, mimin #yos langsung saja melanjutkan perjalanan ke Nasi Sek Bang Kamil, selama di perjalanan aku melihat banyak sekali yang berjualan Kerupuak Jariang. Melihatnya aku langsung tertarik karna aku pernah melihat kerupuak ini sebelumnya tetapi di Bandung tidak ada yang jual. Karna dari tampilannya sangat menarik, tipis dan harum sekali. Akhirnya aku memutuskan untuk membelinya dengan harga Rp. 200.000 per kilogram, dan aku dikasih tips cara menggorengnya cukup 3 detik saja di minyak panas dan jangan di bulak-balik langsung angkat. Dan rasanya lamak banaaa guys.

Lalu perjalanan aku lanjut kembali ke Nasi Sek Bang Kamil, katanya disini spesifik sambalnya itu cumi tepung nya. Tanpa waktu lama aku langsung saja memesan semua menu nya, dan yang paling penting harus ada cumi tepungnya. dan ternyata ekspetasiku sangat terpenuhi dengan rasanya nya yang super enak sekali, dan sambal yang lainnya pun tidak kalah enak. Aku coba juga jariang balado nya dan super enak bangett, rasa jariangnya beda sekali dengan jariang yang ada di Bandung.

Ibunya bilang kenapa dinamai Nasi Sek, karena pada jaman itu satu bungkus nasi dihargai Rp. 100. jadi sampai sekarang walaupun jaman sudah banyak yang berubah namanya tetap Nasi Sek, dan karna pendiri nya bernama Bang Kamil, jadi muncul lah nama Rumah Makan Nasi Sek Bang Kamil khas Pariaman.

Setelah makan siang, dilanjut aku berburu makanan khas Pariaman yang lainnya yaitu Ladu Arai Pinang, dan ternyata aku dibolehkan untuk melihat proses pembuatannya yang uni banget. lalu cetakannya pun beda-beda membuat makanan ini semakin cantik untuk dilihat, jangan tanya rasanya karna sudah pasti enakk sekali.

Lalu kulanjutkan kembali perjalanan menuju Kota bukittinggi, aku melewati banyak sekali perbukitan yang amat sangat indah, cuacanya sejuk, dan juga asri sekali. Namanya Malalak dan ini sungguh indah dan sayang sekali untuk dilewati.

-Pariaman, Sumatera Barat-

Leave a Reply