Perjalanan Menuju Kota Padang

Pengalamanku pergi berkunjung ke kota Padang, sungguh sangat menyenangkan bisa kembali berkunjung ke kota yang memberikan kesan baik dan sangat membahagiakan. Ini bukan kali pertama aku berkunjung ke kota Padang, ini merupakan kedua kalinya dan ini adalah hal yang sangat aku nantikan. Pada perjalanan sebelumnya banyak hal-hal yang belum bisa aku lakukan dan juga masih banyak tempat yang belum aku singgahi, dan kali ini aku akan menebus keinginan yang belum aku capai dari perjalanan sebelumnya.

Ketika diberikan pilihan untuk berkunjung ke kota mana lagi yang akan di kunjungi, dengan lantang aku sebut Padang, karena memang kota ini memberikan kesan nyaman dan membuat rindu. Dan tentunya nasi padang menjadi salah satu spot kuliner yang wajib disinggahi ketika sampai. Dimulai lah perjalananku berangkat dari Kota Bandung, aku harus menempuh perjalanan menuju bandara Soekarno Hatta dengan durasi sekitar 30 menit. Kenapa bisa secepat itu, tentunya karena aku berangkat menggunakan whoosh. Ini pertama kalinya aku bepergian menggunakan kereta cepat Bandung-jakarta, aku naik dari stasiun cimekar kemudian sampai di stasiun halim, dilanjut perjalanan menuju bandara Soekarno-Hatta menggunakan taxi. sampai di bandara langsung mengurus administrasi agar bisa segera masuk. 

Terbanglah mimin #yos menuju ke Kota Padang, di pesawat waktu terasa begitu singkat, tetapi cukup untuk menikmati pemandangan diatas awan. Sampai lah aku di kota tujuanku, mendarat mulus di bandara Minangkabau. Sebelum turun dari pesawat aku mengabadikan momen dengan memotret dari atas tangga pesawat. Selanjutnya aku berjalan menuju area penjemputan bandara untuk menemui driver yang sudah menunggu. Berjalan lah kami menuju salah satu spot yang sudah di rencanakan sebelumnya yaitu Rumah Makan Lamun Ombak, spot pertama tentunya berhubungan dengan kuliner karena setelah perjalanan yang cukup menguras tenaga tentu energi kita harus diisi kembali. Diperjalanan menuju kesana aku disuguhkan dengan pemandangan baru yang sebelumnya belum pernah aku lewati.

Singkat cerita sampailah aku di tempat yang dituju yaitu RM Lamun Ombak, aroma khas dari rempah2 nya sangat menggugah selera sampai aku tidak sabar untuk menyantapnya. Sekedar informasi, pada awalnya RM Lamun Ombak ini berada di Kota Pariaman, berdiri pada tahun 1970-an. Ombak yang dimaksud memang benar adalah ombak dari lautan, ini dikarenakan tempat tersebut memang berada di pinggir Pantai dan sering terkena hempasan ombak laut. Jadi kurang lebih artinya adalah dihempas oleh ombak. Dan kini bangunan RM Lamun Ombak terlihat megah berada di pusat Kota Padang. Tentu saja popularitas rumah makan ini sudah tidak diragukan lagi, mulai dari warga local dan turis mancanegara maupun dalam negeri pun setiap dating ke Kota Padang selalu menyempatkan untuk makan disini.

Aku berjalan menuju jajaran sajian makanan yang sangat menggairahkan, disini terkenal dengan hidangan khas padangnya yang otentik. Hidangan seperti rendang, gulai ikan, sate padang, nasi goreng sampai gado-gado pun ada. Sudah sangat pasti aku memilih rendang untuk di santap pada saat itu, di sela-sela makan aku menyempatkan juga berbincang dengan para pegawai mengenai makanan khas disini sambil memperkenalkan DEBM kepada mereka. Yang tidak kusangka ternyata mereka sangat antusias ketika aku bilang dari DEBM, mereka juga mengikuti dan menonton setiap konten DEBM. Setelah beres menyantap kuliner, aku menyempatkan berfoto dengan para pegawai disana untuk mengabadikan momen yang sangat berkesan. Terimakasih sudah menyambut dengan sangat baik dan sungguh sangat membuat hati ini bahagia

-Kota Padang, Sumatera Barat-

Leave a Reply