
Indonesia memang juaranya soal keanekaragaman alam. Bukan cuma flora dan fauna, negeri tropis ini juga punya deretan buah-buahan yang unik banget—bahkan beberapa di antaranya nyaris punah dan makin sulit ditemukan di pasaran.
Buah-buah langka ini nggak hanya menarik dari segi bentuk dan rasa, tapi juga punya banyak manfaat untuk kesehatan. Yuk, intip beberapa jenis buah langka khas Indonesia yang pernah ditemui DEBM.
Siapa tahu kamu pernah coba salah satunya!
🍇 Buah Juwet (Jamblang/Duwet)
Pernah lihat buah kecil mirip anggur berwarna ungu tua kehitaman? Nah, itu dia si juwet! Buah satu ini makin jarang kelihatan, padahal dulunya cukup populer di berbagai daerah.
Rasanya unik—sedikit sepat, kadang manis, kadang asam, tergantung tingkat kematangannya. Satu hal yang pasti: makan juwet bisa bikin lidah dan gigi kamu jadi ungu!
Pohon juwet bisa tumbuh tinggi menjulang sampai 20 meter.
Di Indonesia, buah ini banyak ditemukan di Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Tapi ternyata juwet juga eksis di India dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, lho.
🌴 Buah Nipah
Buah ini jadi salah satu bintang di kawasan hutan mangrove dan pesisir Indonesia. Bentuknya bulat besar—sekitar 30 cm—dan tersusun dalam tandan yang cukup mencolok.
Kalau udah matang, warnanya cokelat tua, dan biji-bijinya bening lembut mirip kolang-kaling. Rasanya enak buat jadi campuran es atau kudapan segar.
Nipah tumbuh subur di tanah berlumpur dengan kadar garam tinggi, makanya kamu bisa menemukannya di daerah seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
🍃 Buah Gambir
Buat kamu yang suka dengan bahan alami untuk kesehatan, buah gambir mungkin nggak asing lagi.
Meski nggak terlalu dikenal untuk dikonsumsi langsung, ekstrak dari tanaman ini sering dipakai dalam pengobatan tradisional, pewarna alami, sampai produk kecantikan.
Buahnya kecil dan berubah warna dari hijau ke cokelat kehitaman saat matang. Tapi bagian yang paling banyak dimanfaatkan justru daunnya, yang diekstrak jadi getah kering warna kuning kecokelatan.
Tanaman gambir banyak tumbuh di Sumatra, Kalimantan, dan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.
🍆 Buah Kalangka (Kalangkala)
Kalau kamu orang Banjar atau pernah ke Kalimantan Selatan, mungkin nggak asing sama buah yang satu ini.
Bentuknya bulat kecil, mirip terong pipit, dengan warna hijau bercampur merah muda.
Tekstur dagingnya lembut dan rasanya mirip alpukat, cocok banget dijadikan pelengkap masakan.
Salah satu olahan khasnya adalah “cacapan”—semacam sambal segar dari buah kalangka yang dicampur bawang merah, cabai, dan bumbu dapur lainnya. Makan sama ikan dan nasi? Mantap!
🌾 Buah Rumbia
Buah ini berasal dari pohon rumbia, alias pohon sagu. Biasanya hidup di lahan rawa dan basah—makanya sering dijumpai di Papua, Kalimantan, Sumatra, dan Maluku.
Buah rumbia berukuran kecil, berbentuk bulat lonjong dengan kulit keras berwarna cokelat tua. Daging buahnya berwarna kekuningan dan punya rasa sepat cenderung pahit, jadi lebih enak kalau sudah diolah dulu.
Selain buahnya, pohon rumbia juga punya peran besar sebagai penghasil sagu utama di Indonesia, terutama untuk masyarakat di wilayah timur. Jadi, selain langka, buah ini juga menyimpan nilai ekonomi dan budaya yang besar.
Dari juwet sampai rumbia, buah-buah langka Indonesia ini bukan cuma kaya akan cerita, tapi juga jadi bagian penting dari warisan kuliner dan budaya lokal. Meskipun makin sulit ditemukan, kehadiran mereka patut kita lestarikan dan kenali lebih dalam.